Wednesday, May 25, 2005

Who is Walking in Our Steps?

My three year-old was on my heels no matter where I went. Whenever I stopped to do something and turned back around, I would trip over him. I patiently suggested fun activities to keep him occupied. But he simply smiled an innocent smile and said, "Oh that's all right, Mommy. I'd rather be in here with you." Then he continued to bounce happily along behind me. After stepping on his toes for the fifth time, I began to lose patience. When I asked him why he was acting this way, he looked up at me with sweet green eyes and said: "Well Mommy, my teacher told me to walk in Jesus' footsteps! I can't see Him, so I'm walking in yours!"

Monday, May 16, 2005

Ada Kekuatan Dalam Cinta

Ada kekuatan di dalam cinta, Orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat Karena ia bisa mengalahkan keinginannya Untuk mementingkan diri sendiri.
Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan, Orang tertawa gembira adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan.
Ada kekuatan di dalam kedamaian diri , Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat Karena ia tidak pernah tergoyahkan Dan tidak mudah diombang-ambingkan.
Ada kekuatan di dalam kesabaran, Orang yang sabar adalah orang yang kuat Karena ia sanggup menanggung segala sesuatu Dan ia tidak pernah merasa disakiti.
Ada kekuatan di dalam kemurahan, Orang yang murah hati adalah orang yang kuat Karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya Untuk melakuk an yang baik bagi sesamanya.
Ada kekuatan di dalam kebaikan, Orang yang baik adalah orang yang kuat Karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang.
Ada kekuatan di dalam kesetiaan, Orang yang setia adalah orang yang kuat Karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi Dengan kesetiaannya kepada Tuhan dan sesama.
Ada kekuatan di dalam kelemahlembutan, Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat Karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam.
Ada kekuatan di dalam penguasaan diri, Orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat. Karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian.
Sadarkah teman bahwa engkau juga memiliki cukup.Kekuatan untuk mengatasi segala permasalahan dalam hidup ini? Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga. Karena pencobaan tidak akan pernah dibiarkan melebihi kekuatan kita.

author : unknown

Tuesday, May 03, 2005

Are you God's Wife???

Gue bener-bener terharu banget baca cerita ini. Sekaligus tersadar, gue sering banget melepaskan kesempatan berbuat baik dan nggak peka dengan sekeliling.
***********************************************************************************

An Eye Witness Account from New York City, on a cold day in December: A little boy about 10 years old was standing before a shoe store on the roadway, barefooted, peering through the window, and shivering with cold. A lady approached the boy and said, "My little fellow, why are you looking so earnestly in that window?" "I was asking God to give me a pair of shoes," was the boy's reply. The lady took him by the hand and went into the store and asked the clerk to get half a dozen pairs of socks for the boy. She then asked if he could give her a basin of water and a towel. He quickly brought them to her. She took the little fellow to the back part of the store and, removing her gloves, knelt down, washed his little feet, and dried them with a towel. By this time the clerk had returned with the socks. Placing a pair upon the boy's feet, she purchased him a pair of shoes. She tied up the remaining pairs of socks and gave them to him. She patted him on the head and said, "No doubt, my little fellow, you feel more comfortable now?" As she turned to go, the astonished lad caught her by the hand, and looking up in her face, with tears his eyes, answered the question with these words: "Are you God's Wife?"